
29/09. Menjadi Pembina Upacara M. Iwan, S.Pd.I dan Petugas upacara siswa kelas XII 3. Dalam amanatnya pembina menekankan pentingnya disiplin dan evaluasi internal kepada seluruh siswa. Dalam amanat yang disampaikan pada petugas upacara, beliau mengapresiasi pelaksanaan petugas yang telah berjalan dengan baik, meskipun masih terdapat beberapa catatan yang perlu diperbaiki ke depannya dan berharap pelaksanaan upacara dapat menjadi contoh bagi seluruh warga madrasah tentang bagaimana berlatih dengan maksimal, meskipun kesempurnaan hanya milik Allah Subhana Wa Ta'ala.

Beliau juga mengingatkan pentingnya mematuhi aturan dan tata tertib madrasah, seperti penggunaan seragam, sepatu, dan kopiah khusus untuk siswa laki-laki pada hari Senin. Pembina menyoroti bahwa aturan dibuat bukan tanpa alasan, melainkan karena adanya pelanggaran yang pernah terjadi. Ia menegaskan bahwa setiap madrasah memiliki aturan yang harus dipatuhi, sebagaimana dalam kehidupan bermasyarakat juga terdapat norma dan hukum yang harus ditaati.

Pembina meminta siswa untuk tidak menyepelekan teguran dari guru, seperti terkait rambut panjang atau pakaian yang tidak sesuai aturan. Ia menekankan bahwa mematuhi aturan sekolah merupakan bagian dari pembentukan karakter dan kedisiplinan siswa. Dengan mengikuti aturan, siswa juga belajar untuk menyesuaikan diri dengan norma yang berlaku di masyarakat setelah mereka lulus nanti.
Dalam pesannya, Pembina mengingatkan bahwa perubahan harus dimulai dari diri sendiri. Ia menyebut para siswa sebagai calon generasi emas 2045 yang diharapkan dapat menjadi pemimpin bangsa. Oleh karena itu, kedisiplinan dan kepatuhan terhadap aturan menjadi modal penting dalam membentuk karakter dan masa depan mereka.
Beliau juga menegaskan bahwa aturan yang diterapkan di sekolah bertujuan untuk kebaikan bersama. Siswa diimbau untuk mengenakan seragam dan jilbab sesuai ketentuan, serta menjaga penampilan agar tetap rapi. Pembina berharap pesan yang disampaikan dapat menjadi pencerahan dan motivasi bagi seluruh siswa dan guru untuk terus memperbaiki diri dan menegakkan disiplin di lingkungan madrasah.
Akhir amanat, Pembina menyampaikan permohonan maaf jika terdapat kekurangan dalam penyampaian dan berharap seluruh warga madrasah dapat mengambil hikmah dari pesan yang diberikan. Ia menutup dengan doa agar seluruh siswa dan guru selalu mendapat bimbingan dan perlindungan dalam menjalankan aktivitas di madrasah.
|
422x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tanjung Jabung Barat dan Sekitarnya
Memuat tanggal...