
28/11. FIF Group Tanjab Barat melaksanakan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dengan mengadakan edukasi hidroponik bagi siswa MAN 2 Tanjung Jabung Barat. Kegiatan ini berlangsung dengan menggandeng penyuluh pertanian dari Kabupaten Tanjung Jabung Barat sebagai narasumber utama.

Materi edukasi disampaikan oleh Widya Lestari, seorang penyuluh pertanian berpengalaman. Dalam pemaparannya, Widya menjelaskan bahwa Kecamatan Tungkal Ilir terdiri dari 10 kelurahan dan desa, termasuk Kelurahan Patunas. Ia menyoroti pentingnya pengembangan pertanian di wilayah tersebut, khususnya melalui metode hidroponik yang dinilai lebih efisien dan ramah lingkungan.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Edwin, pemegang wilayah setempat, yang menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan pertanian di daerahnya. Edwin menegaskan bahwa pendampingan akan terus diberikan kepada peserta, terutama jika ada materi atau praktik pertanian yang ingin dipelajari lebih lanjut oleh para siswa.
Widya memperkenalkan konsep hidroponik sebagai metode bercocok tanam tanpa tanah, melainkan menggunakan air yang diperkaya nutrisi. Ia mencontohkan penggunaan pipa paralon sebagai media tanam yang masih dilakukan secara manual. Meski demikian, pendampingan akan berlanjut hingga para peserta dapat memanen hasil tanaman hidroponik mereka sendiri.

Selama sesi edukasi, Widya mengajak siswa untuk aktif bertanya jika ada hal yang belum dipahami. Ia menekankan pentingnya memahami larutan nutrisi ABG sebagai unsur utama dalam hidroponik. Peserta juga diberi kesempatan untuk langsung mempraktikkan pembuatan larutan nutrisi tersebut, sehingga mereka dapat memperoleh pengalaman langsung dalam proses bercocok tanam hidroponik.
Widya juga menjelaskan bahwa metode hidroponik memiliki berbagai variasi, mulai dari yang sederhana menggunakan botol plastik bekas, styrofoam, hingga tempat ikan. Ia menekankan bahwa metode ini dapat diterapkan di rumah dengan biaya yang terjangkau, sehingga cocok untuk masyarakat perkotaan. Selain itu, penggunaan pipa paralon sebagai media tanam dinilai memiliki keunggulan berupa daya tahan yang lama, fleksibilitas pemasangan, serta efisiensi dalam penggunaan air dan nutrisi.
Melalui kegiatan edukasi ini, FIF Group dan para penyuluh pertanian berharap dapat menumbuhkan minat generasi muda terhadap pertanian modern, khususnya di kawasan perkotaan seperti Tungkal Ilir. Mereka juga berkomitmen untuk terus mendampingi peserta dalam mengembangkan keterampilan bercocok tanam secara hidroponik, sehingga dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat setempat.
|
64x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tanjung Jabung Barat dan Sekitarnya
Memuat tanggal...