
Kuala Tungkal — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di MAN 2 Tanjung Jabung Barat berlangsung khidmat dan penuh makna. Kegiatan tersebut diisi dengan tausiyah oleh Ustadz Fakhruddin Nur yang mengajak seluruh keluarga besar madrasah untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW, memperbaiki akhlak, serta senantiasa berbaik sangka kepada Allah SWT.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Fakhruddin Nur mengawali dengan doa agar kehadiran seluruh jamaah dalam kegiatan Maulid Nabi menjadi sebab turunnya rahmat dan keberkahan dari Allah SWT.
Ia kemudian menyampaikan pentingnya mengagungkan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Menurutnya, peringatan Maulid Nabi merupakan momentum untuk kembali membaca dan mempelajari kisah kelahiran serta perjuangan Rasulullah SAW, sekaligus menumbuhkan kecintaan kepada beliau.

Ustadz Fakhruddin Nur juga mengingatkan jamaah agar berhati-hati dalam menerima dan menyampaikan informasi tentang orang lain. Ia mengajak seluruh warga madrasah untuk tidak mudah menyebarkan cerita yang belum tentu benar karena dapat menimbulkan fitnah dan merusak hubungan persaudaraan.
“Jangan suka menyambung cerita-cerita yang tidak baik tentang orang lain. Kita harus belajar menjaga lisan dan selalu berbaik sangka,” pesan Ustadz Fakhruddin Nur.
Selain itu, ia mengingatkan bahwa kehidupan manusia tidak terlepas dari ketentuan dan takdir Allah SWT. Rezeki, jodoh, perjalanan hidup, dan berbagai peristiwa yang dialami manusia berada dalam ketetapan Allah. Karena itu, umat Islam hendaknya senantiasa bersyukur, berusaha, dan menerima ketentuan Allah dengan penuh keikhlasan.

Dalam tausiyah tersebut, Ustadz Fakhruddin Nur juga menyampaikan tiga hal yang perlu dihindari agar manusia tidak berakhir dalam keadaan yang buruk, yaitu tidak berburuk sangka kepada ketentuan Allah, tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk berbuat baik, serta tidak suka menganiaya atau mempersulit orang lain.
“Kalau kita bisa mempermudah urusan orang lain, maka permudahlah. Jangan suka mempersulit kehidupan orang lain,” tuturnya.
Pentingnya Berbakti kepada Orang Tua dan Guru
Pesan penting lainnya yang disampaikan Ustadz Fakhruddin Nur adalah kewajiban berbakti kepada kedua orang tua dan menghormati guru. Khusus kepada para siswa, ia berpesan agar senantiasa menghormati orang tua ketika berada di rumah dan menghormati guru ketika berada di sekolah maupun madrasah.
Menurutnya, orang tua dan guru memiliki peran besar dalam membentuk masa depan seorang anak. Orang tua memberikan kasih sayang dan pendidikan sejak di rumah, sedangkan guru membimbing peserta didik agar memiliki ilmu, akhlak, dan bekal untuk menjalani kehidupan.
“Bila di rumah, berbaktilah kepada orang tua. Bila di sekolah, hormatilah guru. Orang tua dan guru merupakan bagian penting dalam perjalanan kita,” pesannya.
Ustadz Fakhruddin Nur juga mengajak para siswa untuk menjadikan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW bukan hanya sebatas perayaan Maulid, tetapi diwujudkan melalui perilaku sehari-hari, seperti menjaga ucapan, menghormati orang tua dan guru, menyayangi sesama, serta memperbanyak amal kebaikan.
Kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW di MAN 2 Tanjung Jabung Barat diharapkan menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan seluruh keluarga besar madrasah sekaligus meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW.
Melalui kegiatan tersebut, para siswa diharapkan mampu meneladani akhlak Rasulullah SAW dan tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang berilmu, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian terhadap sesama.
|
51x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tanjung Jabung Barat dan Sekitarnya
Memuat tanggal...