
Kuala Tungkal, Pelaksanaan upacara bendera di MAN 2 Tanjung Jabung Barat berlangsung dengan khidmat dan tertib. Upacara diikuti oleh seluruh peserta didik, tenaga pendidik dan kependidikan, serta mahasiswa PPL UINKA yang sedang melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan di MAN 2 Tanjung Jabung Barat.
Bertindak sebagai pembina upacara Hj. Rohaidah Bas, S.Ag., sedangkan petugas upacara pada kesempatan tersebut berasal dari kelas XII-1.

Dalam amanatnya, Hj. Rohaidah Bas, S.Ag. mengawali dengan mengajak seluruh peserta upacara untuk senantiasa bersyukur kepada Allah SWT atas nikmat kesehatan dan kesempatan sehingga dapat melaksanakan upacara seperti biasa. Beliau juga menyampaikan shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW sebagai teladan dan pemimpin umat yang senantiasa memperhatikan umatnya hingga akhir hayat.
Mengawali pesan utama, pembina upacara mengajak seluruh peserta didik untuk kembali merenungkan firman Allah SWT dalam QS. Az-Zariyat ayat 56:
“Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.”
Menurut Hj. Rohaidah, ayat tersebut menjadi pengingat bahwa tujuan utama penciptaan manusia adalah untuk beribadah kepada Allah SWT. Salah satu bentuk ibadah yang paling utama dan wajib dijaga adalah salat lima waktu.

Beliau kemudian menyampaikan keprihatinannya terhadap masih adanya peserta didik yang belum menunjukkan kesadaran untuk melaksanakan salat Zuhur berjamaah di madrasah. Dari pengamatan selama berada di lingkungan madrasah, masih terdapat sebagian siswa dan siswi yang belum bergegas menuju tempat salat ketika waktu Zuhur tiba.
“Mari kita menelaah kembali QS. Az-Zariyat ayat 56. Kita diciptakan oleh Allah untuk beribadah kepada-Nya. Karena itu, mari kita jaga salat kita,” pesan beliau kepada seluruh peserta didik.
Pembina upacara juga mengingatkan pentingnya menjaga adab, pergaulan, dan ketertiban ketika berada di lingkungan madrasah. Beliau mengajak siswa dan siswi untuk menggunakan waktu dengan sebaik-baiknya serta menjaga batas-batas pergaulan antara laki-laki dan perempuan.
Lebih lanjut, Hj. Rohaidah mengingatkan bahwa kematian tidak mengenal usia, status, maupun kondisi seseorang. Karena itu, selagi masih diberikan kesempatan hidup dan kesehatan oleh Allah SWT, setiap manusia hendaknya memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah.
“Mumpung masih diberi kesempatan oleh Allah, mari kita salat. Salat adalah amalan yang sangat penting dan akan menjadi salah satu perkara yang diperhitungkan di akhirat,” ungkapnya.
Beliau juga mengajak seluruh peserta didik untuk tidak harus menunggu menjadi orang hebat untuk melakukan kebaikan. Perubahan dapat dimulai dari hal-hal sederhana, salah satunya dengan berusaha menjadi pribadi yang lebih baik dari hari sebelumnya.
“Kita tidak perlu menjadi orang hebat. Minimal menjadi lebih baik dari hari kemarin. Tidak perlu menjadi yang terbaik, tetapi jadilah orang yang bisa berbuat baik dan tidak hanya berpura-pura baik,” pesannya.
Amanat tersebut diharapkan menjadi renungan dan motivasi bagi seluruh keluarga besar MAN 2 Tanjung Jabung Barat, termasuk mahasiswa PPL UINKA, khususnya para peserta didik, agar semakin meningkatkan kedisiplinan dalam melaksanakan salat, menjaga akhlak, memperbaiki diri, serta membangun lingkungan madrasah yang religius dan berkarakter.
Kegiatan upacara ditutup dengan doa dan berlangsung dengan tertib hingga selesai.
|
30x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tanjung Jabung Barat dan Sekitarnya
Memuat tanggal...